Materi 2 : Hakikat Menyimak

Hakikat Menyimak

·                Konsep menyimak
Menyimak didefinisikan oleh Tarigan (1987:28) sebagai suatu proses, yaitu mendengarkan lambang-lambang lisan dengan penuh perhatian, pemahaman apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi atau pesan serta memahami makna komunikasi yang telah disampaikan oleh pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan.
Menyimak berperan penting dalam kegiatan berkomunikasi. Komunikasi akjan bermakna jika pendengar menyimak dengan baik. Menyimak juga memiliki kaitan dengan keterampilan berbahsa lain. Salahsatu contohnya, menyimak dan berbicara. Memiliki kaitan yang sangat erat. Ketika seseorang menyimak harus ada bahan yang disimak, yaitu pembicaraan. Sebaliknya jika seseorang berbicara, dia sangat mengharapkan dan kemungkinan akan menuntut harus ada orang yang akan menyimak pembicaraannya. Apabila tidak, dia tidak akan mau melakukan kegiatan berbicara. Hasil menyimak akan akan meningkatkan keterampilan dan kemampuan membaca, berbicara, dan menulis seseorang.
Dalam kegiatan menyimak, ada beberapa tahapan yaitu :
1.       Tahap mendengar
2.       Tahap memahami
3.       Tahap menginterpretasi
4.       Tahap mengevaluasi
5.       Tahap menanggapi

Jenis-jenis menyimak
A.           Menyimak Berdasarkan Tujuan
Menyimak berdasarkan tujuan memiliki banyak jenis bergantung apa yang ingin dicapai dari kegiatan menyimak tersebut. Secara garis besar, menyimak berdasarkan tujuan dapat dibedakan menjadi berikut.
1.     Menyimak untuk Belajar Menyimak untuk Hiburan
2.     Menyimak untuk Menilai
3.     Menyimak untuk Mengapresiasi
4.     Menyimak untuk Memecahkan Masalah


B.         Menyimak Berdasarkan Intensitas
 Secara umum menyimak bertujuan untuk menangkap pesan atau menangkap isi serta memahami makna komunikasi yang disampaikan pembicara melalui ujaran. Dipandang dari segi intensitas, menyimak dikelompokkan menjadi 2 sebagai berikut.
1.     Menyimak Ekstensif
Menyimak yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat umum (garis besar).
a. Menyimak sekunder : bersamaan dengan kegiatan lain/kegiatan mendengarkan
b. Menyimak pasif : perhatian dapat beralih sepenuhnya dari satu kegiatan (membaca, menulis,atau yang lainnya) ke kegiatan lain.
c. Menyimak estetis : menyimak apresiatif. Secara serius dalam pertunjukkan hiburan.
2. Menyimak Intensif
Menyimak perlu dipahami sacara terperinci, teliti, dan mendalam.
a Menyimak kritis : dilakukan secara kritis
b. Menyimak konsentratif : kegiatan menelaah
c. Menyimak kreatif : berimajinasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi 3 : Strategi Pembelajaran Menyimak

Materi 10 : Praktek Keterampilan Membaca

Materi 12 : Strategi Pembelajaran Keterampilan Menulis